"Anfa'uhum Linnas.. Be a good moslemah, die as syuhadah insyaALLAH"
Selasa, 04 September 2012
Rabu, 29 Agustus 2012
Sabtu, 11 Agustus 2012
Bincang denganNYA! :)
Merenunglah sejenak!
ALLAH : Kamu memanggil Ku?
Aku : Memanggilmu? Tidak, Ini siapa ya?
ALLAH : Ini TUHAN. AKU mendengar doamu, Jadi AKU ingin berbincang-bincang denganmu.
Aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
ALLAH : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU : Nggak tahu ya, yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
ALLAH : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, namun produktifitas membebaskan waktu.
Aku : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
ALLAH : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, AKU ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
Aku : Ok, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
ALLAH : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.
Aku : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
ALLAH : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
Aku : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian?
ALLAH : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
Aku : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
ALLAH : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan.
Aku : Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
ALLAH : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tidak tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
Aku : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
ALLAH : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
Aku : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
ALLAH : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
Aku : Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah?
ALLAH : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.
Aku : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
ALLAH : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.
Aku : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
ALLAH : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
Aku : Apa yang menarik dari manusia?
ALLAH : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?". Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?".
Aku : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?
ALLAH : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
Aku : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
ALLAH : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
Aku : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab?
ALLAH : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah tidak.
Aku : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
ALLAH : Ok. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
**InsyaALLAH dari analogi percakapan ini, bisa memberikan hikmah untuk menjadikan kita seseorang yang lebih baik dari sebelumnya. Aamiin..
ALLAH : Kamu memanggil Ku?
Aku : Memanggilmu? Tidak, Ini siapa ya?
ALLAH : Ini TUHAN. AKU mendengar doamu, Jadi AKU ingin berbincang-bincang denganmu.
Aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
ALLAH : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU : Nggak tahu ya, yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
ALLAH : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, namun produktifitas membebaskan waktu.
Aku : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
ALLAH : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, AKU ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
Aku : Ok, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
ALLAH : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.
Aku : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
ALLAH : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
Aku : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian?
ALLAH : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
Aku : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
ALLAH : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan.
Aku : Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
ALLAH : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tidak tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
Aku : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
ALLAH : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
Aku : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
ALLAH : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
Aku : Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah?
ALLAH : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.
Aku : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
ALLAH : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.
Aku : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
ALLAH : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
Aku : Apa yang menarik dari manusia?
ALLAH : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?". Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?".
Aku : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?
ALLAH : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
Aku : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
ALLAH : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
Aku : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab?
ALLAH : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah tidak.
Aku : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
ALLAH : Ok. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
**InsyaALLAH dari analogi percakapan ini, bisa memberikan hikmah untuk menjadikan kita seseorang yang lebih baik dari sebelumnya. Aamiin..
Selasa, 24 Juli 2012
Minggu, 15 Juli 2012
Dia SAHABATKU, yang kami saling menyayangi karena terpautnya hati kami yang ingin selalu mencintai dan taat padaNYA. InsyaALLAH..
الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang
itu akan mengikuti agama temannya, karenanya hendaklah salah seorang
diantara kalian mencermati kepada siapa ia berteman.”
[Hadits hasan, riwayat Tirmidzi (no. 2387), Ahmad (no. 8212), dan Abu Dawud (no. 4833), Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan gharib]
[Hadits hasan, riwayat Tirmidzi (no. 2387), Ahmad (no. 8212), dan Abu Dawud (no. 4833), Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan gharib]
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Banyak sekali yang terjadi pada hari ini, Duhai ALLAH...~_~'
Dari yang baik sampai yang paling baik, dan dari yang kurang baik sampai yang paling kurang baik.. :(
Namun yang kutahu, selama bersahabat dengannya, aku lebih sering untuk diajaknya bersama belajar 'mengerti' dan 'memahami' hakikat BAIK dan BURUK.
Tuhanku Ar-Rahman.. Izinkanku menyemai rasa cinta dan sayang untuknya yang hatinya senantiasa terpaut padaMu.. Izinkan kurajut bersamanya tali persahabatan dan persaudaraan yang berlandaskan iman dibalik dada-dada kami.. Izinkanku persembahkan hadiah termanis untuknya disetiap malam-malamku melalui lantunan indah RabithahMu..
Sungguh, aku menyayanginya karenaMu, Duhai ALLAH... Aku mengasihiNya karena kecintaan kami kepadaMu... Izinkan.., aku bersamanya menapaki jalan panjang perjuangan agar saling kami untuk menyemangati dalam hangat, menasihati dalam kebaikan tak bertepi, menolong untuk hindari sifat akgkuh dan sombong, serta melengkapi disaat hari terasa begitu sunyi..
Sungguh, aku bersyukur padaMu dan beruntung bisa Kau izinkan bersahabat denganNya, karena yang kutau memang itu merupakan ni'mat yang begitu nikmat. Sebagaimana kata Khalifah Umar Al-Khattab: "Nikmat yang paling berharga selepas nikmat iman dan islam, adalah memiliki sahabat yang sholih. jika kamu mendapati kewujudan kasih sayang antara kamu dengannya, maka peganglah ia bersungguh-sungguh"
Duhai Tuhanku ALLAH Ar-Rahim... Izinkanku untuk tak menyiakannya dikala nafas ini masih membutuhkan kebaikan dan perbaikan dalam hidup. Karena SAHABAT laksana hujan yang tiap tetesnya sejukkan buana yang gersang, ia laksana pelangi yang warnanya hiasi dunia yang muram, dan ia bagaikan mentari yang sinarnya hangatkan bumi yang beku..
Ia baik. Hatinya baik (meski tak semua orang mampu mengerti dan 'memahami' kebaikannya), ia seorang yang penyabar dan sangat suka menolong. Darinya kudapati sifat yang mampu mendamaikan dan menenangkan. :) Ia seorang yang senang berkorban untuk sahabatnya, dan ia ikhlas melakukannya. Ia selalu berusaha membuatku tersenyum dikala langit mendung sedang menyelimuti hatiku. ia selalu berusaha memberi yang terbaik dan ingin selalu membahagiakanku ketika lara sedang bergelayut di ujung jiwaku. Ia selalu memiliki 'cara'nya sendiri untuk senantiasa mengajakku ingat padaMu, mencintaiMu, juga mentaatiMu..
‘Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-geriknya teringat mati..’
SubhanALLAH, Alhamdulillah atas ni'mat yang KAU anugerahkan kepadaku setelah ni'matnya keberadaan sebuah keluarga. Barakallahu fiik saudariku tersayang... Keberkahan untukmu dan seluruh keluargamu..
Pintaku padaMU Duhai Dzat Yang Paling Tinggi Kuasanya.. Jagalah ia dikala penjagaanku tidak sampai kepadanya, sayangi ia tatkala sayangku tak mampu merengkuhnya dalam dekapan nyata, dan muliakanlah ia ketika penghargaanku tak terangkum dalam kata yang sahaja. Karena Engkau Maha Segalanya, Engkau punya segala yang tak kupunya, dan karena aku ingin ia selalu menjadi sahabat saudariku, bukan hanya didunia..tetapi sampai di alam yang kekal. InsyaAllah.. Allahumma aamiin..
ALLAHku sayang Yang Maha Baik... izinkan aku untuk bisa selalu mensyukuri segala ni'matMu..agar aku termasuk sebagai golongan hambaMu yang beruntung.
وَالْعَصْر. إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
"Demi
massa. Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian. Kecuali
orang-orang yang beriman dan melakukan amal sholih dan saling menasihati
dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam (menetapi) kesabaran." [ al-Ashr [103]: 1-3 ]
Walhamdulillahirabbil 'aalamiin...
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada
tiada Tuhan melainkan Engkau, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat
kepada-Mu.”
Langganan:
Postingan (Atom)










